popadds
- Back to Home »
- Budidaya , hama dan penyakit »
- Agrotis ipsilon (Ulat Tanah)
Posted by : ridhohidayat
Rabu, 16 April 2014
Agrotis
ipsilon (Ulat Tanah)
KLASIFIKASI
Kingdom
: Animalia
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Lepidoptera
Famili : Noctuidae
Filum : Arthropoda
Kelas : Insecta
Ordo : Lepidoptera
Famili : Noctuidae
Genus
: Agrotis
Spesies
: Agrotis ipsilon
BIOEKOLOGI
Telur
diletakkan satu-satu atau dalam kelompok. Bentuk telur seperti kerucut
terpancung dengan garis tengah pada bagian dasarnya 0,5 mm. Seekor betina dapat
meletakkan 1.430 - 2.775 butir telur. Warna telur mula-mula putih lalu berubah
menjadi kuning, kemudian merah disertai titik coklat kehitam-hitaman pada
puncaknya. Titik hitam tersebut adalah kepala larva yang sedang berkembang di
dalam telur. Menjelang menetas, warna telur berubah menjadi gelap agak
kebiru-biruan. Stadium telur berlangsung 4 hari.
Larva menghindari cahaya matahari dan bersembunyi di
permukaan tanah kira-kira sedalam 5 - 10 cm atau dalam gumpalan tanah. Larva
aktif pada malam hari untuk menggigit pangkal batang. Larva yang baru
keluar dari telur berwarna kuning kecoklat-coklatan dengan ukuran panjang
berkisar antara 1 - 2 mm. Sehari kemudian larva mulai makan dengan
menggigit permukaan daun. Larva mengalami 5 kali ganti kulit. Larva instar terakhir berwarna coklat kehitam-hitaman.
Panjang larva instar terakhir berkisar antara 25 - 50 mm. Bila larva
diganggu akan melingkarkan tubuhnya dan tidak bergerak seolah-olah mati.
Stadium larva berlangsung sekitar 36 hari.
Pembentukan pupa terjadi di permukaan tanah. Pupa
berwarna cokelat terang atau cokelat gelap. Lama stadia pupa 5 – 6 hari.
Imago. Umumnya ngengat Famili Noctuidae menghindari cahaya
matahari dan bersembunyi pada permukaan bawah daun. Sayap depan berwarna
dasar coklat keabu-abuan dengan bercak-bercak hitam. Pinggiran sayap
depan berwarna putih. Warna dasar sayap belakang putih keemasan dengan
pinggiran berenda putih. Panjang sayap depan berkisar 16 -19 mm dan lebar
6 - 8 mm. Ngengat dapat hidup paling lama 20 hari. Apabila diganggu atau
disentuh, ngengat menjatuhkan diri pura-pura mati. Perkembangan dari telur
hingga serangga dewasa rata-rata berlangsung 51 hari.
Larva merupakan stadia perusak yang aktif pada malam
hari untuk mencari makan dengan menggigit pangkal batang. Tanaman yang
terserang adalah tanaman-tanaman muda. Pangkal batang yang digigit akan mudah
patah dan mati. Di samping menggigit pangkal batang, larva yang baru menetas,
sehari kemudian juga menggigit permukaan daun. Ulat tanah sangat cepat pergerakannya
dan dapat menempuh jarak puluhan meter. Seekor larva dapat merusak
ratusan tanaman muda.
TANAMAN INANG
Selain
menyerang tanaman tomat, ulat tanah juga menyerang tanaman jagung, padi,
tembakau, tebu, bawang, kubis, kentang dan sebagainya.
PENGENDALIAN
1. Dilakukan
penyemprotan di sekitar tanaman, hingga bisa menyasar pada hamanya. Pestisida yang
digunakan adalah Bayrusil 0,3% dan Phasvel dengan konsentrasi 0,1%.
2. Secara mekanis, dilakukan
pembongkaran pada tanah tersebut kemudian ulatnya dibunuh.
3. Penggunaan musuh alami misalnya Tritaxys braurei, Cuphocera varia dan
jamur misalnya Botrytis sp.